Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Renungan Harian Katolik Selasa 21 Desember 2021

Renungan Harian Katolik Selasa 21 Desember 2021, Pekan Adven IV, Bacaan Pertama: Zefanya 3:14-18a, Mazmur Tanggapan: Mazmur 33:2-3.11-12.20-21, Bacaan Injil: Lukas 1:39-45

Selasa 21 Desember 2021, Renungan Katolik Hari ini, Bacaan Injil Hari ini, Injil Hari ini, Renungan Pagi Katolik, Renungan Harian Katolik Hari ini, Renungan Hari ini Katolik, Bacaan Harian Katolik, Bacaan Katolik Hari ini, Bacaan Injil Hari ini Katolik, Injil Katolik Hari ini

Bacaan dan Renungan Harian Katolik Selasa 21 Desember 2021

Bacaan Pertama: Zefanya 3:14-18a

Bersorak sorailah, hai puteri Sion, bergembiralah, hai Israel! Bersukacita dan beria-rialah dengan segenap hati, hai puteri Yerusalem! Tuhan telah menyingkirkan hukuman yang dijatuhkan atasmu, Ia telah menebas binasa musuh-musuhmu. Raja Israel, yakni Tuhan, ada di tengah-tengahmu; Engkau tidak akan takut lagi kepada malapetaka. Pada hari itu akan dikatakan kepada Yerusalem, “Janganlah takut, hai Sion! Janganlah tanganmu menjadi lunglai! Tuhan Allahmu ada di tengah-tengahmu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bersukaria karena engkau, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, dan Ia bersorak gembira karena engkau seperti pada hari pertemuan raya.”

Mazmur Tanggapan: Mazmur 33:2-3.11-12.20-21

Ref. Bersorak-sorailah dalam Tuhan, hai orang-orang benar! Nyanyikanlah bagi-Nya lagu yang baru!

  • Bersyukurlah kepada Tuhan dengan kecapi, bermazmurlah bagi-Nya dengan gambus sepuluh tali! Nyanyikanlah bagi-Nya lagu yang baru; petiklah kecapi baik-baik mengiringi sorak dan sorai.
  • Rencana Tuhan tetap selama-lamanya, rancangan hati-Nya turun temurun. Berbahagialah bangsa yang Allahnya Tuhan, suku bangsa yang dipilih Allah menjadi milik pusaka-Nya!
  • iwa kita menanti-nantikan Tuhan, Dialah penolong dan perisai kita. Ya, karena Dia hati kita bersukacita, sebab kepada nama-Nya yang kudus kita percaya.

Bait Pengantar Injil

O Imanuel, Engkau raja dan pemberi hukum. Datanglah dan selamatkanlah kami, ya Tuhan Allah kami. Alleluya.

Bacaan Injil: Lukas 1:39-45

Beberapa waktu sesudah kedatangan Malaikat Gabriel, bergegaslah Maria ke pegunungan menuju sebuah kota di wilayah Yehuda. Ia masuk ke rumah Zakharia dan memberi salam kepada Elisabet. Ketika Elisabet mendengar salam Maria, melonjaklah anak yang di dalam rahimnya, dan Elisabet pun penuh dengan Roh Kudus, lalu berseru dengan suara nyaring, “Diberkatilah engkau di antara semua wanita, dan diberkatilah buah rahimmu. Siapakah aku ini sampai ibu Tuhanku datang mengunjungi aku? Sebab sesungguhnya, ketika salammu sampai kepada telingaku, anak yang di dalam rahimku melonjak kegirangan. Sungguh, berbahagialah dia yang telah percaya, sebab firman Tuhan yang dikatakan kepadanya akan terlaksana.”

Renungan Harian Katolik Selasa 21 Desember 2021

Malaikat Gabriel menyampaikan Kabar Sukacita dari Tuhan, bahwa Bunda Maria akan menjadi Bunda Putera Allah. Sewaktu Ia mendengar permintaan Tuhan, dia menerima permintaan itu dengan tulus hati. Dia tidak meminta persyaratan; dia tidak menggembar-gemborkan berita itu; ia tidak memaksakan rencananya sendiri; dia tidak menganggap dirinya hebat karena dia akan menjadi Bunda Putera Allah; dia diamkan berita gembira itu dalam hatinya. Karena kediamannya, hampir-hampir dia diceraikan oleh Yusuf secara diam-diam. Sebaliknya, ia menyerahkan dirinya secara total kepada Tuhan. Dengan penuh iman dan rendah hati, ia menyerahkan dirinya kepada Tuhan, katanya: “Terjadilah padaku menurut perkataan-Mu!” Satu model ketaatan yang luar biasa dari seorang gadis muda di jaman itu.

Apakah di jaman kita ada gadis atau laki-laki muda yang punya sifat seperti Maria, di mana dia memberi diri secara total dan melakukan kehendak Tuhan tanpa memikirkan kepentingan diri sendiri? Saya yakin ada. Kita harus mengangkat jempol buat mereka dan mendoakan agar rencana Tuhan sungguh bekerja dalam diri mereka sehingga kehendak Tuhan sungguh terjadi dalam hidup dan pelayanan mereka. Kalau Bunda Maria sudah menjadi alat, penyalur keselamatan Tuhan untuk manusia, semoga mereka-mereka yang sudah dipercayakan Tuhan juga selalu menjadi alat dan penyalur keselamatan Tuhan ke atas kita semua.

Saudara-saudari… Sembari kita merayakan hari raya Kabar Sukacita hari ini, kita juga diajak untuk mengandung dan melahirkan Yesus Kristus dalam tutur kata dan perbuatan kita sehari-hari. Seperti Maria, kita pun dipanggil untuk menjadi pribadi yang taat di hadapan Tuhan. Juruselamat jadinya hadir di dalam diri Maria sesudah ia mengatakan: “Terjadilah padaku menurut kehendak-Mu.” Itu berarti keterbukaan yang tulus menerima tawaran Tuhan dan kesediaan menjalankan rencana Tuhan dengan penuh tanggung jawab sudah harus menjadi bagian dari cara hidup kita setiap hari. Demikian pun dengan keselamatan. Keselamatan bisa terjadi atas kita kalau kita sanggup menghayati dan mewujudkan ‘YA” kita dalam hidup harian kita. Keselamatan tidak akan terjadi kalau ucapan YA, yang kita ucapkan tidak diwujud-nyatakan dalam kehidupan harian kita.

Bersama Bunda Maria kita berdoa, Tuhan, sucikanlah kami dan gerakkanlah hati kami untuk selalu pasrah pada kehendakMu. Semoga kehendakMulah yang selalu kami kerjakan setiap hari. Amen!

Renungan Harian Katolik
Renungan Harian Katolik Renungan Harian Katolik, Renungan Katolik, Renungan Katolik Hari ini, Bacaan Injil Hari ini, Injil Hari ini, Renungan Pagi Katolik, Renungan Harian Katolik Hari ini, Renungan Hari ini Katolik, Bacaan Harian Katolik, Bacaan Liturgi Hari ini, Bacaan Katolik Hari ini, Bacaan Injil Hari ini Katolik, Injil Katolik Hari ini, Bacaan Hari ini Katolik, Mazmur Tanggapan, Bait Pengantar Injil, Doa Katolik.